Gunung Sindoro, juga disebut Sundoro atau Sindara, adalah stratovolcano semi-aktif di perbatasan Kabupaten Temanggung di sisi timur dan Kabupaten Wonosobo di sisi barat, Jawa Tengah, dengan letusan terakhir pada November 1971. Gunung ini berdiri berdampingan dengan Gunung Sumbing yang dipisahkan oleh Kledung Pass, sehingga keduanya dikenal sebagai gunung kembar. Di puncaknya terdapat kawah dengan jurang, terbesar disebut Kembang, serta kubah lava kecil, dan dari puncak terlihat Sumbing, Merapi, Merbabu, Slamet, dan Dataran Tinggi Dieng.
Data lokasi ini diriset dari sumber resmi dan tepercaya (lihat Sumber Riset pada kartu Data Umum). Bidang yang belum terverifikasi sengaja kami kosongkan — dan rute publik di halaman ini hanya berasal dari kontribusi komunitas yang lolos tinjauan moderator.
| Nama resmi | Gunung Sindoro |
| Jenis | Gunung |
| Elevasi | 3.153 M dpl |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Kabupaten | Kabupaten Temanggung & Wonosobo |
| Wilayah | Jawa |
| Koordinat | -7.30°, 110.00° |
Sumber data: Wikipedia bahasa Indonesia, diakses 2026
Sumber riset: id.wikipedia.org · en.wikipedia.org · gunungbagging.com · visitjawatengah.jatengprov.go.id · joglojateng.com · bpbd.temanggungkab.go.id · climbindonesia.com · telusuri.id · portergunungsindoro.com · en.wikivoyage.org
| Kesulitan | Sedang |
| Titik awal | Kledung, Desa Kledung, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung — rute normal dan rute termudah menurut Wikipedia, di Kledung Pass antara Temanggung dan Wonosobo |
| Basecamp | Basecamp Kledung di Desa Kledung, Kabupaten Temanggung, di samping Balai Desa Kledung / Balai Pertemuan Warga Desa Kledung di tepi jalan raya |
| Durasi | Sekitar 5–6 jam dari basecamp ke puncak via Kledung menurut Dinas Pariwisata Jawa Tengah dan Gunung Bagging; laporan pendakian via Kledung lain menyebut 7–8 jam dengan tempo santai, dan via Sigedang 3,5–4,5 jam naik menurut Gunung Bagging |
| Musim terbaik | Musim kemarau — Dinas Pariwisata Jawa Tengah menyebut musim kemarau sebagai waktu favorit pendakian; satu sumber pendakian menyebut Mei–Agustus sebagai waktu terbaik karena cuaca cerah dan jalur tidak licin |
| Perizinan / SIMAKSI | Registrasi dilakukan di basecamp masing-masing jalur sebelum mendaki. Untuk jalur Alang-alang Sewu dilaporkan wajib mengisi formulir pendakian, cek barang bawaan, dan meninggalkan 1 identitas untuk 1 rombongan, dengan biaya pendaftaran Rp25.000 per orang menurut pengelola/porter setempat (2024); tarif dapat berubah dan bukan kuota resmi. |
Jalur berikut terverifikasi dari sumber resmi dan tepercaya. Selalu cek status keamanan terbaru sebelum berangkat — jalur dapat ditutup sewaktu-waktu.
Rute di halaman ini adalah jejak nyata kontribusi pendaki yang lolos tinjauan moderator — bukan garis karangan. Buka pratinjau 3D-nya, atau unduh GPX-nya setelah masuk.
Jadilah yang pertama membagikan rute Gunung Sindoro — rute yang lolos moderasi tampil di sini, lengkap dengan profil elevasi dan pratinjau 3D.
Lihat Rute KomunitasDi aplikasi JEJAKRUTE, unduh data medan Gunung Sindoro sebelum berangkat — sesudah itu navigasi berjalan tanpa sinyal.
Satu aplikasi untuk semua gunung di katalog — gratis, tanpa iklan.
Gunung Bagging (pembaruan 2019) tidak menyarankan berkemah di puncak karena gas beracun di dekat kawah aktif sejak 2011; disarankan menunggu setelah pukul 07.00 untuk mengintip kawah dan tidak berlama-lama dekat gas. Area camp yang disarankan adalah Pos 3 jalur Kledung.
Tidak semua jalur memiliki sumber air yang andal dan jalur Kledung dilaporkan tidak memiliki sumber air sepanjang trek, terutama di musim kemarau. Danau kecil di puncak hanya ada pada musim hujan, jadi anggap tidak ada air di jalur dan bawa persediaan sendiri.
Gunung Bagging menyebut Sigedang sebagai trailhead tertinggi dan sedikit lebih singkat, sedangkan Kledung tetap yang paling populer. Lintas jalur seperti Sigedang–Kledung atau Bansari–Sigedang juga dimungkinkan bila ada pemandu yang bersedia.