Gunung Merbabu adalah gunung api stratovulkano tua yang sudah tidak aktif di Jawa Tengah, dengan letusan terakhir tercatat pada 1797, dan kini berada dalam kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu yang meliputi Kabupaten Magelang, Boyolali, dan Semarang. Gunung ini memiliki tujuh puncak, dengan Puncak Triangulasi sebagai titik tertinggi, serta dikenal lewat hamparan sabana dan edelweiss di jalur-jalur pendakiannya. Dari kawasan puncaknya pendaki dapat melihat gunung-gunung lain di Jawa Tengah, termasuk Merapi yang berdekatan di sebelah selatan.
Data lokasi ini diriset dari sumber resmi dan tepercaya (lihat Sumber Riset pada kartu Data Umum). Bidang yang belum terverifikasi sengaja kami kosongkan — dan rute publik di halaman ini hanya berasal dari kontribusi komunitas yang lolos tinjauan moderator.
| Nama resmi | Gunung Merbabu |
| Jenis | Gunung |
| Elevasi | 3.145 M dpl |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Kabupaten | Kabupaten Magelang, Boyolali & Semarang |
| Wilayah | Jawa |
| Koordinat | -7.46°, 110.44° |
Sumber data: Wikipedia & Dinas Ketahanan Pangan Temanggung, diakses 2026
Sumber riset: id.wikipedia.org · en.wikipedia.org · gunungbagging.com · tngunungmerbabu.org · id.alongwalker.co · mounture.com · mounture.com · fokusjateng.com · regional.espos.id · commons.wikimedia.org
| Kesulitan | Sedang |
| Titik awal | Jalur Selo di Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali (paling populer); pintu utara dekat Kopeng meliputi Thekelan dan Cunthel di Kabupaten Semarang serta Wekas di Kabupaten Magelang; pintu barat Suwanting di Kabupaten Magelang |
| Basecamp | Basecamp Selo, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali (gerbang jalur Selo berada di ketinggian sekitar 1.850 m menurut Gunung Bagging) |
| Durasi | Umumnya 2 hari 1 malam (2H1M); naik via Selo sekitar 4–6 jam ke puncak, via Thekelan sekitar 6–8 jam, pendaki sangat bugar dapat menyelesaikannya dalam sehari |
| Jarak tempuh | Sekitar 5,6 km via Selo dari basecamp ke puncak; sekitar 6,45 km via Suwanting dari basecamp ke Puncak Triangulasi |
| Musim terbaik | Musim kemarau, sekitar April–Oktober, saat cuaca cenderung lebih stabil dan jalur lebih kering |
| Perizinan / SIMAKSI | Wajib booking online melalui sistem resmi Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (tngunungmerbabu.org / booking.tngunungmerbabu.org): registrasi akun dan kode pendaki, cek kuota, pilih jalur dan tanggal pendakian, lalu selesaikan proses booking; izin masuk kawasan (SIMAKSI) diperoleh lewat booking resmi tersebut sebelum berangkat |
| Kuota | Per September 2026 berdasarkan pantauan sistem booking resmi (Mounture): Selo 578 orang per hari, Suwanting 377 orang per hari, Wekas 294 orang per hari, Cuntel 200 orang per hari; Jalur Thekelan ditutup sementara selama September 2026 |
Jalur berikut terverifikasi dari sumber resmi dan tepercaya. Selalu cek status keamanan terbaru sebelum berangkat — jalur dapat ditutup sewaktu-waktu.
Rute di halaman ini adalah jejak nyata kontribusi pendaki yang lolos tinjauan moderator — bukan garis karangan. Buka pratinjau 3D-nya, atau unduh GPX-nya setelah masuk.
Jadilah yang pertama membagikan rute Gunung Merbabu — rute yang lolos moderasi tampil di sini, lengkap dengan profil elevasi dan pratinjau 3D.
Lihat Rute KomunitasDi aplikasi JEJAKRUTE, unduh data medan Gunung Merbabu sebelum berangkat — sesudah itu navigasi berjalan tanpa sinyal.
Satu aplikasi untuk semua gunung di katalog — gratis, tanpa iklan.
Wikipedia mencatat ketiadaan sumber air sebagai salah satu potensi bahaya Merbabu; menurut Gunung Bagging sumber air hanya tersedia di titik tertentu, antara lain Pos 2 Wekas, Gumuk Menthul di jalur Thekelan, dan Pos 3 Suwanting, sehingga jangan mengandalkan pengisian ulang di semua jalur.
Gunung Bagging menekankan topi dan tabir surya untuk jalur Thekelan karena sebagian besar jalurnya tidak berhutan, sedangkan Wikipedia mengingatkan potensi bahaya udara dingin dan kabut tebal di Merbabu.
TelusuRI mencatat Selo dan Suwanting adalah jalur yang paling banyak dikunjungi dan selalu penuh pada Sabtu–Minggu atau hari libur, jadi selesaikan booking online resmi lebih awal, terutama untuk akhir pekan.