Gunung Merapi adalah stratovolkano aktif di perbatasan Kabupaten Sleman (DI Yogyakarta) dengan Kabupaten Magelang, Boyolali, dan Klaten (Jawa Tengah), dan termasuk salah satu gunung api teraktif di Indonesia serta salah satu dari 16 Decade Volcanoes dunia. Kawasan hutan di sekitar puncaknya menjadi Taman Nasional Gunung Merapi sejak 2004. Erupsi besar Oktober–November 2010 menewaskan lebih dari 300 orang dan mengubah bentuk kawasan puncak.
Data lokasi ini diriset dari sumber resmi dan tepercaya (lihat Sumber Riset pada kartu Data Umum). Bidang yang belum terverifikasi sengaja kami kosongkan — dan rute publik di halaman ini hanya berasal dari kontribusi komunitas yang lolos tinjauan moderator.
| Nama resmi | Gunung Merapi |
| Jenis | Gunung |
| Elevasi | 2.930 M dpl |
| Provinsi | DI Yogyakarta & Jawa Tengah |
| Kabupaten | Kabupaten Sleman, Magelang, Boyolali & Klaten |
| Wilayah | Jawa |
| Koordinat | -7.55°, 110.44° |
Sumber data: Wikipedia & Dinas Ketahanan Pangan Temanggung, diakses 2026
Sumber riset: id.wikipedia.org · gunungbagging.com · tugujogja.id · solopos.espos.id · salurankabar.com · jejakbackpacker.id · discoverindonesia.co · en.wikivoyage.org
| Kesulitan | Berat |
| Titik awal | Jalur historis: New Selo, Selo, Boyolali (utara) dan Kinahrejo/Kaliadem–Bebeng, Sleman (selatan) — keduanya ditutup untuk pendakian. Wisata lereng yang disebut Balai TNGM masih dapat dinikmati di luar radius bahaya, antara lain Objek Wisata Alam Kalitalang serta kawasan Kaliurang/Kaliadem untuk Lava Tour, mengikuti arahan pengelola hari itu |
| Basecamp | New Selo, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali (sekitar 1.693 mdpl menurut Gunung Bagging) — basecamp historis pendakian, saat ini pendakian ditutup |
| Durasi | Data historis sebelum penutupan: naik sekitar 5 jam dan turun sekitar 3–3,5 jam via New Selo menurut sumber pendakian; saat ini pendakian ditutup sehingga durasi ini tidak berlaku untuk kunjungan sekarang |
| Musim terbaik | Mei–September (musim kemarau) untuk wisata lereng, dengan pagi hari cenderung paling cerah; pendakian ke puncak tetap ditutup sepanjang tahun |
| Perizinan / SIMAKSI | Tidak ada izin/simaksi pendakian: pendakian ditutup sejak Mei 2018 oleh Balai Taman Nasional Gunung Merapi mengikuti rekomendasi PVMBG/BPPTKG, kecuali untuk kepentingan penelitian dan mitigasi bencana. Wisata alam hanya di objek di luar daerah potensi bahaya sesuai ketentuan Balai TNGM |
Jalur berikut terverifikasi dari sumber resmi dan tepercaya. Selalu cek status keamanan terbaru sebelum berangkat — jalur dapat ditutup sewaktu-waktu.
Rute di halaman ini adalah jejak nyata kontribusi pendaki yang lolos tinjauan moderator — bukan garis karangan. Buka pratinjau 3D-nya, atau unduh GPX-nya setelah masuk.
Jadilah yang pertama membagikan rute Gunung Merapi — rute yang lolos moderasi tampil di sini, lengkap dengan profil elevasi dan pratinjau 3D.
Lihat Rute KomunitasDi aplikasi JEJAKRUTE, unduh data medan Gunung Merapi sebelum berangkat — sesudah itu navigasi berjalan tanpa sinyal.
Satu aplikasi untuk semua gunung di katalog — gratis, tanpa iklan.
Status dan daerah potensi bahaya Merapi berubah mengikuti aktivitas vulkanik; periksa laporan harian BPPTKG dan MAGMA Indonesia pada H-1 dan hari kunjungan wisata lereng, dan patuhi keputusan operator/pengelola hari itu.
Jangan beraktivitas dalam radius 3 km dari puncak maupun di alur sungai berhulu Merapi yang masuk daerah potensi bahaya (Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, Woro, Gendol). Hujan deras di puncak dapat memicu lahar di alur yang tampak kering.
Untuk Lava Tour dan wisata Kaliurang/Kaliadem, waktu pagi pada musim kemarau (sekitar Mei–September) memberi peluang pandangan puncak paling cerah; gunakan operator resmi yang mengikuti zona bahaya BPPTKG dan jangan tergiur tawaran pendakian 'diam-diam' via Selo.