Pulau Padar adalah pulau terbesar ketiga di Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, terletak di antara Pulau Komodo dan Pulau Rinca dan menjadi bagian Situs Warisan Dunia UNESCO sejak 1991. Dari titik pandang di punggung bukitnya terlihat panorama tiga teluk berbentuk bulan sabit dengan warna pasir berbeda — putih, hitam vulkanik, dan merah muda dari pecahan karang merah bercampur pasir putih. Lanskapnya berupa perbukitan vulkanik kering bervegetasi semak dan sabana, pulaunya tidak berpenghuni, dan perairan di sekitarnya dikenal sebagai lokasi selam dan snorkeling.
Data lokasi ini diriset dari sumber resmi dan tepercaya (lihat Sumber Riset pada kartu Data Umum). Bidang yang belum terverifikasi sengaja kami kosongkan — dan rute publik di halaman ini hanya berasal dari kontribusi komunitas yang lolos tinjauan moderator.
| Nama resmi | Pulau Padar |
| Jenis | Wisata Alam |
| Elevasi | — dpl |
| Provinsi | Nusa Tenggara Timur |
| Kabupaten | Manggarai Barat |
| Wilayah | Bali & Nusa Tenggara |
| Koordinat | -8.65°, 119.57° |
Sumber data: Wikipedia bahasa Indonesia (Pulau Padar), diakses 2026
Sumber riset: id.wikipedia.org · en.wikipedia.org · kehutanan.go.id · traveltradejournal.com · jawawa.id · goodstats.id · samaraliveaboard.com · komodoluxury.com · commons.wikimedia.org · commons.wikimedia.org
| Titik awal | Dermaga dan pantai pendaratan perahu di Padar Selatan, awal tangga trek; pulau hanya dapat dicapai dengan perahu dari Labuan Bajo |
| Basecamp | Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (kota gerbang TN Komodo; terbang ke Bandara Komodo/LBJ lalu lanjut perahu) |
| Durasi | Pendakian ke titik pandang sekitar 20–45 menit sekali jalan; kunjungan lazimnya sebagai singgahan tur perahu sehari atau liveaboard dari Labuan Bajo |
| Jarak tempuh | Jalur titik pandang sekitar 700 m sekali jalan dari pendaratan (angka operator; tidak ada angka resmi BTN Komodo yang ditemukan) |
| Musim terbaik | Musim kemarau April–November (bukit keemasan, laut lebih tenang, cahaya matahari terbit paling jernih); beberapa panduan menyoroti April–Juni dan September–November karena lebih sepi dari puncak Juli–Agustus, sedangkan Desember–Maret bukit menghijau dengan sesekali hujan |
| Tiket & izin masuk | Tiket masuk TN Komodo wajib dipesan lebih dulu lewat aplikasi resmi SiOra milik Balai TN Komodo (diluncurkan 7 Juli 2025; pembayaran nontunai via BRIVA, transfer bank, atau dompet digital), dan SiOra juga melayani SIMAKSI untuk kegiatan khusus seperti drone dan fotografi komersial. Tarif PNBP menurut PP No. 36/2024 sebagaimana dikutip sumber 2026: wisatawan domestik Rp50.000 per orang per hari (Rp75.000 pada Minggu/hari libur) dan mancanegara Rp250.000 per orang per hari, di luar biaya perahu, kegiatan, dan ranger; dalam praktiknya banyak pengunjung dibukukan oleh operator perahunya |
| Kuota | Maksimum 1.000 pengunjung per hari untuk seluruh Taman Nasional Komodo (bukan kuota khusus Padar), dibagi tiga sesi kunjungan sekitar 300–330 orang per sesi, berlaku sejak 1 April 2026 menurut Kementerian Kehutanan (via Antara, Oktober 2025) |
Jalur berikut terverifikasi dari sumber resmi dan tepercaya. Selalu cek status keamanan terbaru sebelum berangkat — jalur dapat ditutup sewaktu-waktu.
Rute di halaman ini adalah jejak nyata kontribusi pendaki yang lolos tinjauan moderator — bukan garis karangan. Buka pratinjau 3D-nya, atau unduh GPX-nya setelah masuk.
Jadilah yang pertama membagikan rute Pulau Padar — rute yang lolos moderasi tampil di sini, lengkap dengan profil elevasi dan pratinjau 3D.
Lihat Rute KomunitasDi aplikasi JEJAKRUTE, unduh data medan Pulau Padar sebelum berangkat — sesudah itu navigasi berjalan tanpa sinyal.
Satu aplikasi untuk semua gunung di katalog — gratis, tanpa iklan.
Sesi I pukul 05.00–08.00 WITA memberi suhu lebih sejuk, cahaya terbaik untuk panorama tiga teluk, dan umumnya lebih sepi; pesan slot SiOra jauh-jauh hari karena kuota harian 1.000 orang se-taman nasional cepat habis pada musim ramai.
Tidak ada toko dan tidak ada naungan di jalur titik pandang; sumber panduan menyarankan membawa air minum yang cukup, topi, tabir surya, serta sepatu tertutup atau sandal gunung yang kuat untuk tangga dan kerikil lepas.
Penggunaan drone memerlukan izin pengelola (perizinan termasuk penerbangan drone dilayani sebagai SIMAKSI lewat SiOra menurut rilis Kementerian Kehutanan, 7 Juli 2025); urus lewat operator atau aplikasi sebelum menerbangkannya di Padar.