Danau Singkarak adalah danau tektonik yang membentang di Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, terbentuk dari amblesan Cekungan Singkarak-Solok akibat pergerakan Sesar Sumatra yang terbendung material vulkanik. Dengan luas permukaan 107,8 km², panjang sekitar 20–21 km, dan kedalaman maksimum 268 meter, danau ini merupakan hulu Batang Ombilin dan sebagian airnya dialirkan melalui terowongan menembus Bukit Barisan ke Batang Anai untuk PLTA Singkarak. Danau ini terkenal sebagai habitat ikan bilih (Mystacoleucus padangensis) yang endemik dan menjadi nama ajang balap sepeda internasional Tour de Singkarak.
Data lokasi ini diriset dari sumber resmi dan tepercaya (lihat Sumber Riset pada kartu Data Umum). Bidang yang belum terverifikasi sengaja kami kosongkan — dan rute publik di halaman ini hanya berasal dari kontribusi komunitas yang lolos tinjauan moderator.
| Nama resmi | Danau Singkarak |
| Jenis | Danau |
| Elevasi | 362 M dpl |
| Provinsi | Sumatera Barat |
| Kabupaten | Kabupaten Solok & Tanah Datar |
| Wilayah | Sumatra |
| Koordinat | -0.62°, 100.54° |
Sumber data: Wikipedia Bahasa Indonesia & EN – Danau Singkarak (diakses 2026)
Sumber riset: id.wikipedia.org · en.wikipedia.org · jadesta.kemenpar.go.id · geokepo.id · travelspromo.com · traveloka.com · bobobox.com · pasbana.com · id.wikipedia.org · commons.wikimedia.org
| Titik awal | Kawasan tepi danau di Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, di sepanjang jalan Padang–Solok dan Solok–Bukittinggi, dengan Dermaga Singkarak sebagai salah satu titik akses utama |
| Jarak tempuh | Sekitar 70–75 km dari Kota Padang melalui rute Solok, dilaporkan dapat ditempuh sekitar 2 jam perjalanan darat |
| Musim terbaik | Musim kemarau, sekitar Juni hingga September, saat langit umumnya cerah dan siluet pegunungan di sekeliling danau terlihat jelas |
| Tiket & izin masuk | Tidak ditemukan kewajiban izin khusus (simaksi) untuk berkunjung. Kawasan tepi danau umumnya terbuka dan dilaporkan buka 24 jam, tetapi sejumlah titik wisata di tepian mengenakan tiket masuk dan parkir secara terpisah — beberapa sumber melaporkan tiket sekitar Rp10.000 per orang, sumber lain menyebut masuk kawasan gratis dan hanya parkir yang berbayar, jadi tarif perlu dikonfirmasi di lokasi. |
Jalur berikut terverifikasi dari sumber resmi dan tepercaya. Selalu cek status keamanan terbaru sebelum berangkat — jalur dapat ditutup sewaktu-waktu.
Rute di halaman ini adalah jejak nyata kontribusi pendaki yang lolos tinjauan moderator — bukan garis karangan. Buka pratinjau 3D-nya, atau unduh GPX-nya setelah masuk.
Jadilah yang pertama membagikan rute Danau Singkarak — rute yang lolos moderasi tampil di sini, lengkap dengan profil elevasi dan pratinjau 3D.
Lihat Rute KomunitasDi aplikasi JEJAKRUTE, unduh data medan Danau Singkarak sebelum berangkat — sesudah itu navigasi berjalan tanpa sinyal.
Satu aplikasi untuk semua gunung di katalog — gratis, tanpa iklan.
Kunjungan pagi sekitar pukul 06.00–08.00 WIB disarankan untuk udara sejuk, momen matahari terbit, dan melihat aktivitas nelayan tradisional menebar jala; sore hari cocok untuk matahari terbenam, sedangkan siang hari di Dermaga Singkarak biasanya cukup terik.
Danau ini sangat dalam, mencapai 268 meter. Berenang hanya diperbolehkan di daerah tepian danau, tidak ke tengah, dan hanya bagi perenang yang sudah mahir.
Ikan bilih (Mystacoleucus padangensis) diperkirakan hanya hidup di danau ini dan menjadi makanan khas setempat; warung dan rumah makan di sekitar danau menyajikannya dalam berbagai olahan seperti gulai, goreng, dan salai, sekaligus mendukung nelayan lokal.