Gunung Marapi adalah gunung api kompleks di perbatasan Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, yang disebut sebagai gunung api paling aktif di Sumatera dengan lebih dari 50 letusan tercatat sejak akhir abad ke-18 dan dapat dilihat dari Bukittinggi, Padang Panjang, dan Batusangkar. Dalam tambo Minangkabau, gunung ini diyakini sebagai tempat pertama nenek moyang orang Minangkabau bermukim setelah kapal mereka mendarat. Erupsi mendadak pada 3 Desember 2023 menewaskan 23 pendaki yang sedang berada di gunung, disusul banjir lahar (galodo) pada 11 Mei 2024 yang menewaskan puluhan warga di lembah-lembah sungai yang berhulu di Marapi.
Data lokasi ini diriset dari sumber resmi dan tepercaya (lihat Sumber Riset pada kartu Data Umum). Bidang yang belum terverifikasi sengaja kami kosongkan — dan rute publik di halaman ini hanya berasal dari kontribusi komunitas yang lolos tinjauan moderator.
| Nama resmi | Gunung Marapi |
| Jenis | Gunung |
| Elevasi | 2.891 M dpl |
| Provinsi | Sumatera Barat |
| Kabupaten | Kabupaten Agam & Tanah Datar |
| Wilayah | Sumatra |
| Koordinat | -0.38°, 100.47° |
Sumber data: Wikipedia Bahasa Indonesia & Badan Geologi ESDM – Gunung Marapi (diakses 2026)
Sumber riset: id.wikipedia.org · en.wikipedia.org · gunungbagging.com · esdm.go.id · ombudsman.go.id · ombudsman.go.id · bksdasumbar.ksdae.kehutanan.go.id · metrokini.com · arasynews.com · travelspromo.com · alltrails.com · kabarminang.com · commons.wikimedia.org
| Kesulitan | Berat |
| Titik awal | Nagari Koto Baru, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar — disebut Wikipedia sebagai rute termudah dan oleh Gunung Bagging sebagai jalur utama ke kawasan kawah, dimulai dari jalur pertanian di atas Koto Baru dekat menara telekomunikasi |
| Basecamp | Pos registrasi/warung di titik awal jalur di atas Koto Baru (dekat menara telekomunikasi, sekitar 1.320 mdpl, dengan Pos BKSDA sekitar 1.480 mdpl menurut Gunung Bagging); pintu masuk resmi TWA Gunung Marapi saat reaktivasi 2023 adalah Batu Palano (Kabupaten Agam), Koto Baru, dan Aia Angek (Kabupaten Tanah Datar) |
| Durasi | Rute utama tercatat 7,5–8,5 jam pulang-pergi di AllTrails; pendaki kuat mencapai kawasan kawah via Koto Baru dalam sekitar 4–5 jam menurut Gunung Bagging, sedangkan jalur Batu Palano dan Pariangan umumnya ditempuh 5–8 jam menurut sumber wisata pendakian |
| Jarak tempuh | 12,9 km pulang-pergi dengan kenaikan elevasi 1.436 m untuk rute utama (AllTrails); rute via Pariangan tercatat sekitar 15 km (9,3 mil) pulang-pergi di AllTrails |
| Perizinan / SIMAKSI | Saat ini TIDAK ADA izin pendakian yang diterbitkan karena pendakian ditutup permanen. Sebelumnya, pada reaktivasi 24 Juli 2023, pendakian TWA Gunung Marapi wajib melalui sistem booking online BKSDA Sumbar (booking.bksdasumbar.org) dan registrasi di pos pintu masuk, dengan SOP antara lain pendakian hanya pukul 08.00–16.00 WIB dan minimal 3 orang per kelompok; sistem booking online itu dinyatakan ditutup BKSDA sejak erupsi 3 Desember 2023 |
| Kuota | Kuota resmi saat sistem booking online masih berjalan (keterangan BKSDA Sumbar, Desember 2023): maksimal 100 orang per hari pada hari biasa dan 150 orang per hari pada hari libur — kuota ini tidak lagi berlaku karena pendakian kini ditutup permanen |
Jalur berikut terverifikasi dari sumber resmi dan tepercaya. Selalu cek status keamanan terbaru sebelum berangkat — jalur dapat ditutup sewaktu-waktu.
Rute di halaman ini adalah jejak nyata kontribusi pendaki yang lolos tinjauan moderator — bukan garis karangan. Buka pratinjau 3D-nya, atau unduh GPX-nya setelah masuk.
Jadilah yang pertama membagikan rute Gunung Marapi — rute yang lolos moderasi tampil di sini, lengkap dengan profil elevasi dan pratinjau 3D.
Lihat Rute KomunitasDi aplikasi JEJAKRUTE, unduh data medan Gunung Marapi sebelum berangkat — sesudah itu navigasi berjalan tanpa sinyal.
Satu aplikasi untuk semua gunung di katalog — gratis, tanpa iklan.
Sejak kesepakatan 24 Januari 2025 pendakian Gunung Marapi ditutup permanen oleh BKSDA Sumbar bersama Pemkab Agam dan Tanah Datar, dan PVMBG melarang semua aktivitas dalam radius 3 km dari Kawah Verbeek; BKSDA mencatat masih ada pendaki liar yang nekat naik (misalnya 7 orang pada 19 Januari 2025) — jalur liar tetap berbahaya dan melanggar penutupan.
PVMBG menyatakan erupsi 3 Desember 2023 terjadi secara mendadak tanpa peningkatan kegempaan vulkanik yang signifikan sejak awal 2023, dan perilaku Marapi memang sulit diprediksi karena sumber letusannya dangkal di dekat puncak — jangan mengandalkan tanda-tanda alam atau status yang tampak tenang.
Badan Geologi merekomendasikan warga di lembah dan bantaran sungai yang berhulu di puncak Marapi mewaspadai banjir lahar terutama saat musim hujan — galodo 11 Mei 2024 menewaskan puluhan orang — dan menggunakan masker penutup hidung dan mulut bila terjadi hujan abu untuk menghindari gangguan pernapasan.