Cagar Alam Gunung Tangkoko Batuangus adalah cagar alam di Kecamatan Bitung Utara, Kota Bitung, Sulawesi Utara, yang dikelola Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Utara. Kawasan ini melindungi monyet hitam Sulawesi (yaki), tarsius spektrum, kuskus, maleo, dan rangkong, dengan ekosistem hutan hujan dan hutan lumut. Kawasan ini telah dikenal sejak kunjungan Alfred Russel Wallace pada 1861 dan ditetapkan bertahap sejak hutan lindung 1919 hingga penetapan 24 Desember 1981.
Data lokasi ini diriset dari sumber resmi dan tepercaya (lihat Sumber Riset pada kartu Data Umum). Bidang yang belum terverifikasi sengaja kami kosongkan — dan rute publik di halaman ini hanya berasal dari kontribusi komunitas yang lolos tinjauan moderator.
| Nama resmi | Cagar Alam Gunung Tangkoko Batuangus |
| Jenis | Wisata Alam |
| Elevasi | — dpl |
| Provinsi | Sulawesi Utara |
| Kabupaten | Kota Bitung |
| Wilayah | Sulawesi |
| Koordinat | 1.52°, 125.19° |
Sumber data: Wikipedia Bahasa Indonesia (Cagar Alam Gunung Tangkoko Batuangus), diakses 2026
Sumber riset: id.wikipedia.org · en.wikipedia.org · en.wikivoyage.org · birdtourmanado.com · thespicerouteend.com · diverslodgelembeh.com · manado.news · commons.wikimedia.org · commons.wikimedia.org
| Titik awal | Batu Putih (Batuputih), Kota Bitung — menurut Wikipedia Inggris, kunjungan hanya diperbolehkan di area Batuputih |
| Basecamp | Desa/Kelurahan Batu Putih (Batuputih), Bitung, dengan penginapan dan homestay di dekat pintu masuk |
| Durasi | Tur jalan pagi sekitar 4 jam dan tur sore sekitar 2–2,5 jam; tur pengamatan tarsius lazim ditawarkan 2–3 jam |
| Musim terbaik | Musim kemarau April–November, menurut Wikipedia Bahasa Indonesia |
| Tiket & izin masuk | Kunjungan hanya diperbolehkan di area Batuputih dan pengunjung wajib memakai pemandu lokal/ranger; ketentuan SIMAKSI resmi BKSDA secara spesifik tidak ditemukan dalam sumber yang diakses |
Jalur berikut terverifikasi dari sumber resmi dan tepercaya. Selalu cek status keamanan terbaru sebelum berangkat — jalur dapat ditutup sewaktu-waktu.
Rute di halaman ini adalah jejak nyata kontribusi pendaki yang lolos tinjauan moderator — bukan garis karangan. Buka pratinjau 3D-nya, atau unduh GPX-nya setelah masuk.
Jadilah yang pertama membagikan rute Cagar Alam Tangkoko Batuangus — rute yang lolos moderasi tampil di sini, lengkap dengan profil elevasi dan pratinjau 3D.
Lihat Rute KomunitasDi aplikasi JEJAKRUTE, unduh data medan Cagar Alam Tangkoko Batuangus sebelum berangkat — sesudah itu navigasi berjalan tanpa sinyal.
Satu aplikasi untuk semua gunung di katalog — gratis, tanpa iklan.
Menurut Wikivoyage, tarsius adalah satwa malam yang sangat sensitif cahaya: jangan arahkan senter sendiri ke satwa dan jangan gunakan flash saat memotret; biarkan pemandu yang mengatur pencahayaan.
Aturan Taman Wisata Alam Batuputih yang dikutip Bird Tour Manado meminta pengunjung menjaga jarak hormat minimal 5 meter dari satwa, tidak memberi makan satwa, dan tidak memotong atau mengambil apa pun dari hutan.
Laporan perjalanan dan operator tur menyarankan sepatu jalan tertutup yang kokoh, baju lengan panjang dan celana panjang, serta losion anti-nyamuk/serangga untuk jalan pagi dan tur sore di hutan.