Gunung Sibuatan, disebut Deleng Sibuaten dalam bahasa Karo, adalah gunung tertinggi di Sumatera Utara di perbatasan Kabupaten Karo dan Kabupaten Dairi, dekat ujung utara Danau Toba dan masih dalam jajaran Bukit Barisan. Gunung tidak aktif ini dikenal berhutan lindung sangat lembap dan berlumut, dengan kantong semar dan anggrek liar termasuk anggrek endemik Tien Soeharto di sepanjang jalurnya. Puncaknya, Puncak Pilar, ditandai tugu triangulasi beton bertuliskan 'SEC TRIANG No. 191'.
Catatan data: jalur bawaan gunung pilot kami tandai sebagai RUTE PILOT — belum terverifikasi, bukan rute resmi. Rute publik di halaman ini hanya berasal dari kontribusi komunitas yang lolos tinjauan moderator.
| Nama resmi | Gunung Sibuatan |
| Jenis | Gunung |
| Elevasi | 2.457 M dpl |
| Provinsi | Sumatera Utara |
| Kabupaten | Merek (Desa Naga Lingga), Kabupaten Karo |
| Wilayah | Sumatra |
| Koordinat | 2.92°, 98.42° |
Sumber data: RUTE PILOT — belum terverifikasi, bukan rute resmi. Rute publik JEJAKRUTE dikumpulkan dari kontribusi komunitas yang lolos tinjauan. Kurasi meja JEJAKRUTE (KURASI-SIBUATAN.md) — Wikipedia ID + GunungBagging, diakses 2026 • Garis jalur: OpenStreetMap belum memuat jalur Naga Lingga di atas Pintu Rimba (terverifikasi ulang Okt 2026) — garis antar-pos estimasi peta, bukan jalur tanah
Sumber riset: id.wikipedia.org · gunungbagging.com · traveloka.com · apps.phinemo.com · medanwisata.com · backpackerjakarta.com · commons.wikimedia.org · journal.mahesacenter.org
| Jalur utama | Naga Lingga, Merek — Kabupaten Karo |
| Pengelola jalur | GEMPARI |
| Puncak | Pilar — pilar triangulasi peninggalan Belanda |
| Kesulitan | Berat |
| Titik awal | Desa Naga Lingga (Nagalingga), Kecamatan Merek, melalui Pintu Rimba Deleng Sibuaten |
| Basecamp | Pos registrasi di Desa Nagalingga, dikelola Generasi Muda Pelestari (Gempari) Nagalingga |
| Durasi | 7–9 jam menuju puncak |
| Musim terbaik | Musim kemarau; laporan pendakian menyarankan Februari–Juni agar jalur tidak terlalu berlumpur, sedangkan sumber lain menyebut kemarau Januari–Agustus dan musim hujan September–Desember |
| Perizinan / SIMAKSI | Wajib registrasi di pos Gempari Nagalingga sebelum mendaki: pemeriksaan dan pencatatan logistik, salah satu pendaki meninggalkan KTP sebagai jaminan, dan pendaki pemula/pertama kali wajib memakai pemandu/ranger. Traveloka (diperbarui 5 Juni 2025) dan Tobaria menyebut retribusi Rp10.000 per orang. Jam mulai pendakian dibatasi sekitar pukul 06.00–13.00 WIB; lewat batas itu diminta menunggu hingga esok pagi. |
Jalur berikut terverifikasi dari sumber resmi dan tepercaya. Selalu cek status keamanan terbaru sebelum berangkat — jalur dapat ditutup sewaktu-waktu.
Rute di halaman ini adalah jejak nyata kontribusi pendaki yang lolos tinjauan moderator — bukan garis karangan. Buka pratinjau 3D-nya, atau unduh GPX-nya setelah masuk.
1 rute komunitas tercatat untuk Gunung Sibuatan — lengkap dengan profil elevasi dan pratinjau 3D.
Lihat Rute KomunitasDi aplikasi JEJAKRUTE, unduh data medan Gunung Sibuatan sebelum berangkat — sesudah itu navigasi berjalan tanpa sinyal.
Satu aplikasi untuk semua gunung di katalog — gratis, tanpa iklan.
Jalur Sibuatan berlumpur tebal yang saat hujan bisa mencapai setinggi lutut dan dipenuhi akar pohon besar; Phinemo, Traveloka, dan MedanWisata sama-sama menekankan sepatu/sepatu bot agar tidak terjebak lumpur atau putus tali sandal.
Sumber air yang andal hanya ada di sungai kecil dekat Pintu Rimba di awal jalur menurut Gunung Bagging dan Phinemo, sehingga air minum dan masak untuk di atas harus dipikul sejak awal dan akan diperiksa kecukupannya saat registrasi.
Pengelola melarang pendaki yang belum pernah ke Sibuatan mulai di atas pukul 12.00–13.00 WIB untuk mengurangi risiko tersesat. Shelter 3 dan 4 hanya memiliki panggung kayu berongga sehingga tidak dianjurkan untuk tenda; area camp yang dianjurkan adalah Shelter 5, sekitar 15 menit–1 jam sebelum Puncak Pilar, dan hindari mendirikan tenda di area terbuka Pintu Angin yang berangin kencang.