Gunung Batur adalah gunung berapi aktif setinggi 1.717 mdpl di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, yang berdiri di tengah dua kaldera konsentris; sisi tenggara kaldera besar berukuran sekitar 10×13 km ditempati Danau Batur yang berbentuk bulan sabit. Kaldera Batur ditetapkan UNESCO sebagai bagian dari Global Geopark Network pada 20 September 2012 dan menjadi geopark pertama di Indonesia. Pendakian menuju puncaknya sangat populer untuk menyaksikan matahari terbit dengan panorama kaldera, Danau Batur, Gunung Abang, dan Gunung Agung.
Data lokasi ini diriset dari sumber resmi dan tepercaya (lihat Sumber Riset pada kartu Data Umum). Bidang yang belum terverifikasi sengaja kami kosongkan — dan rute publik di halaman ini hanya berasal dari kontribusi komunitas yang lolos tinjauan moderator.
| Nama resmi | Gunung Batur |
| Jenis | Gunung |
| Elevasi | 1.717 M dpl |
| Provinsi | Bali |
| Kabupaten | Bangli |
| Wilayah | Bali & Nusa Tenggara |
| Koordinat | -8.24°, 115.38° |
Sumber data: Wikipedia bahasa Inggris (Mount Batur), diakses 2026
Sumber riset: id.wikipedia.org · en.wikipedia.org · gunungbagging.com · traveloka.com · mounture.com · esdm.go.id · indonesia.travel · superlive.id · jdih.banglikab.go.id · vakansiinfo.com
| Kesulitan | Sedang |
| Titik awal | Desa Toya Bungkah, Kintamani (pos dan area parkir pendakian Gunung Batur); jalur alternatif melalui Pura Jati dan Serongga di Desa Songan |
| Basecamp | Toya Bungkah, Kintamani, Bangli — terdapat kantor asosiasi pemandu pendakian, area parkir, warung, toilet, dan pemandian air panas alami di sekitar desa |
| Durasi | Sekitar 1,5–2 jam naik ke puncak melalui jalur utama Toya Bungkah; pendakian sunrise umumnya dimulai pukul 03.30–04.00 WITA agar tiba di puncak sebelum matahari terbit |
| Jarak tempuh | Sekitar 9 km pulang-pergi melalui jalur Toya Bungkah |
| Musim terbaik | Musim kemarau, sekitar April–Oktober, saat langit lebih cerah dan jalur tidak licin; musim hujan November–Maret berisiko jalur licin dan berkabut |
| Perizinan / SIMAKSI | Pemandu lokal bersifat wajib: pendakian diatur Asosiasi Pemandu Trekking Gunung Batur yang berkantor di Toya Bungkah (disebut Pelayanan Pendakian oleh Gunung Bagging), dan Traveloka mencatat kewajiban pemandu sebagai aturan desa adat Toya Bungkah. Pendaki juga membayar tiket masuk kawasan/pendakian di pos setempat; besaran tarif antar-sumber tidak konsisten sehingga tidak dicantumkan sebagai angka resmi (lihat catatan). |
Jalur berikut terverifikasi dari sumber resmi dan tepercaya. Selalu cek status keamanan terbaru sebelum berangkat — jalur dapat ditutup sewaktu-waktu.
Rute di halaman ini adalah jejak nyata kontribusi pendaki yang lolos tinjauan moderator — bukan garis karangan. Buka pratinjau 3D-nya, atau unduh GPX-nya setelah masuk.
Jadilah yang pertama membagikan rute Gunung Batur — rute yang lolos moderasi tampil di sini, lengkap dengan profil elevasi dan pratinjau 3D.
Lihat Rute KomunitasDi aplikasi JEJAKRUTE, unduh data medan Gunung Batur sebelum berangkat — sesudah itu navigasi berjalan tanpa sinyal.
Satu aplikasi untuk semua gunung di katalog — gratis, tanpa iklan.
Pendakian sunrise dimulai sekitar pukul 03.30–04.00 WITA dalam kondisi gelap, jadi headlamp/senter wajib dibawa agar tiba di puncak sebelum matahari terbit sekitar pukul 06.00 WITA.
Suhu puncak sebelum fajar dilaporkan berkisar 10–15°C, sementara jalur Toya Bungkah dan Serongga memiliki seksi berpasir dan berbatu yang licin, terutama jelang puncak, sehingga sepatu dengan grip bagus dan trekking pole membantu.
Buletin resmi Batur UNESCO Global Geopark menganjurkan selalu menggunakan pemandu lokal terakreditasi demi keselamatan dan ekonomi komunitas, mengelola sampah secara mandiri dengan membawa kembali sampah dari jalur, serta menghormati batasan kawasan suci dan pura di sekitar kaldera.